Rabu, 22 Desember 2021

Ibu, Semua Tentangmu



Momentum kari ibu selalu diingat orang. Banyak yang larut dalam haru menahan rindu dan berusaha mengungkap besarnya cinta pada ibu. Tak cukup sejuta puisi melukiskan cinta kami pada ibu. Tak sebanding seribu syair menggambarkan besarnya cinta kami padamu ibu.

Ibu tidak pernah tergantikan peranmu. Kasih sayang tulusmu, perhatian dan kepedulianmu, doa-doa yang selalu kau lantunkan untuk anak-anakmu, semuanya ibu. Ibu, kami semua tidak akan berarti tanpa bimbingan dan dukunganmu. Semangatmu menguatkan tekad kami. Nasihat-nasihatmu meluruskan jalan hidup kami.

Ibu engkau wanita yang hebat. Seperti sajak yang saya copy paste di bawah ini. Entah siapa yang yang merangkai kata-kata indah ini. Yang saya tahu dia telah jujur mengungkapkan “kegelisahan” hatinya. Meski apa yang diungkap hanya sedikit saja mewakili apa yang dia rasakan.

 

 WANITA HEBAT

Wanita hebat bukan karena dia cantik

Wanita hebat bukan karena dia kaya

Wanita hebat bukan karena dia pintar

Dan bukan pula karena disampingnya ada lelaki gagah dan kaya

Tapi wanita hebat adalah:

Wanita yang mampu terus berdiri  menyelesaikan masalahnya

Mampu berdoa dan percaya semua akan berlalu

Wanita hebat melukis kekuatan melalui proses kehidupan

Bersabar saat tertekan

Tersenyum saat hati menangis

Diam saat terhina

Mempesona karena memaafkan

Mampu membalut luka hati dengan sabar

Mampu memadam amarah dengan tersenyum

Mampu menghapus dendam dengan maaf.


Selasa, 21 Desember 2021

BERSAMA KESULITAN ADA KEMUDAHAN



Mereka yang tidak mengalami pahitnya hidup tidak akan bisa menghargai sebuah usaha. Mereka yang tidak merasakan kerja keras tidak akan bisa menghormati nikmatnya kesuksesan. Dan hanya yang pernah sakit yang bisa menyukuri nikmatnya kesehatan.

Kesulitan-kesulitan dalam hidup sebenarnya akan menjadikan orang lebih kuat mengarungi kerasnya kehidupan. Kehidupan ini tidak selamanya berjalan mudah, banyak yang harus dicapai dengan perjungan. Perjuangan itu bukan proses penderitaan menuju tujuan, tapi proses memantaskan diri untuk meraih tujuan.

Sebenarnya, siapapun tidak menginginkan dalam hidupnya banyak kesulitan. Namun pada kenyataannya tidak ada yang bisa menghindarinya. Kesulitan bukanlah hukuman yang ditimpkan. Hakikatnya kesulitan adalah kasih sayang Tuhan yang diberikan. Karena sebenrnya bersama kesulitan ada kemudahan.

Pelajaran yang layak kita renungkan, jangan terlalu bergembira bila hidup senantiasa dipenuhi kemudahan. Karena bisa saja kelak akan ada kesulitan besar yang menerpa, sedangkan diri tidak terbiasa menghadapinya.

Kesulitan dan kemudahan semuanya adalah anugerah dan cobaan dalam hidup. “Agar kamu tidak bersedih hati terhadap apa yang luput dari kamu, dan jangan pula terlalu gembira terhadap apa yang diberikan-Nya kepadamu. Dan Allah tidak menyukai setiap orang yang sombong dan membanggakan diri”. (Al-Hadid 23)

 

Senin, 20 Desember 2021

TIBA SAATNYA JUARA?



Duel panas seteru abadi timnas Indonesia vs Malaysia yang digelar di National Stadium Singapura, ahad malam berakhir dengan kemenangan telak timnas Indonesia 4-1. Kemenangan itu diraih dengan kerja keras dan pantang menyerah tim Garuda Muda setelah sempat tertinggal lebih dulu sebelum berbalik unggul.

Gawang timnas Indonesia yang dikawal Nadeo Argawinata kebobolan terlebih dahulu setelah Kogileswaran Raj mencetak gol pada menit ke-13. Timnas Indonesia kemudian membalasnya dengan empat gol. Dua di antaranya dicetak oleh Irfan Jaya (36', 43'), sedangkan dua sisanya dilesakkan Pratama Arhan (50') dan Elkan Baggott (82'). Dengan kemenangan ini, timnas Indonesia lolos ke semifinal Piala AFF 2020 dengan status sebagai juara Grup B mengungguli Vietnam yang keluar sebagai runner-up.

Banyak pujian yang dilontarkan pada timnas yang berkiprah di piala AFF 2020 kali ini. Meski menurunkan pemain-pemain muda nyatanya sejauh ini bisa maju ke babak semifinal. Yang mengesankan permainan timnas kita juga bisa dibilang bagus melebihi harapan banyak kalangan pecinta timnas.

Sebelum memastikan masuk ke empat besar, Indonesia dipandang sebelah mata oleh media-media asing peserta piala AFF. Banyak yang memberikan prediksi tim yang lolos dari grup B adalah Vietnam dan Malasyia. Di luar dugaan timnas kita tampil luar biasa dan mematahkan semua prediksi. Dan inilah keuntungan menjadi tim yang tidak diunggulkan, biasanya mampu tampil lepas tanpa beban “nothing to lose”.

Kini harapan untuk menjuarai Piala AFF kembali merekah bersemi. Sudah cukup sering kita masuk babak final, kiranya sudah sangat layak kali ini kita merengkuh gelar jawara asia tenggara untuk pertama kalinya. Tidak mudah memang, tapi melihat semangat perjuangan pasukan merah putih yang begitu menggelora menjadikan kita punya keyakinan yang besar. Semoga harapan kita semua menjadi kenyataan…

 

 

Refleksi HARDIKNAS: Konsistensi Pesantren dan Dinamika Pendidikan Formal

  Pendidikan merupakan fondasi utama dalam membangun kualitas sumber daya manusia. Di Indonesia, terdapat dua model pendidikan yang terus ...