Selasa, 06 Juli 2021

PERNAK PERNIK EURO #6



Woww…. Italia melaju ke babak final Euro 20. Kepastian Italia lolos dari babak semifinal diraih setelah menghempaskan perlawanan Spanyol. Hasil pertandingan semifinal dinihari tadi sebenarnya berakhir dengan skor imbang 1-1 sampai waktu normal usai, bahkan hingga akhir extra time. Apa boleh buat, kedua negara harus berduel dalam drama adu penalti. Dan akhirnya Italia menang setelah dua eksekutor Spanyol gagal menunaikan tugasnya dengan baik. Skor akhir 4-2 untuk kemenangan Negeri Spagheti.

Italia tinggal menunggu siapa pemenang pertandingan semifinal yang lain antara tuan rumah Inggris yang akan menjamu Tim Dinamit Denmark. Tentu idealnya Inggris yang akan bertemu di partai puncak dengan Italia. Bila ini terjadi sudah pasti partai final akan berjalan sangat menarik.

Hampir secara bersamaan, Copa Amerika Latin juga sudah menyelesaikan babak semifinal. Terjadi final idaman para penggemar bola dunia, di mana Brazil akan menantang Tim Tango Argentina. Partai ini sebagai ajang pembuktian dua negara bola yang prestasinya di dunia sudah sangat mashur.

Kembali ke Euro. Italia memang dalam performa yang luar biasa. Terakhir, mereka sudah melewatkan 33 pertandingan tanpa mengalami kekalahan. Dan istimewanya, Italia terkenal memiliki pertahanan yang solid. Bicara sepak bola Italia memang amat lekat dengan istilah catenaccio. Dalam bahasa Italia, catenaccio berarti kunci. Catenaccio adalah suatu gaya bermain yang mengutamakan pertahanan sebagai dasar dari permainan suatu tim. Jadi, filosofi taktik catenaccio adalah membuat pertahanan sekuat mungkin sampai tim lawan kesulitan untuk mencetak gol.

Akan sangat menarik bila yang memainkan partai final Euro 20 adalah Italia vs Inggris. Timnas Inggris saat ini juga termasuk tim dengan pertahanan yang kuat. Mereka belum kebobolan satu gol pun dalam tujuh pertandingan (di Piala Eropa 2020 dan pertandingan persahabatan). Kedua tim yang sama-sama kuat dalam bertahan dan memiliki nama besar dalam kancah sepak bola dunia.

 

 

Senin, 05 Juli 2021

TERUS BERGERAK



Bergerak menandakan kehidupan. Bergerak membuat kita tetap memiliki semangat hidup. Sebaliknya, diam membuat kita menjadi rentan, kaku dan mati kreativitas. Air saja bila tidak bergerak, diam menggenang akan cepat rusak. Sebaliknya bila terus mengalir ia akan menemukan kejernihan dan kesegarannya.

Fisik kita juga harus bergerak, begitu pula nalar sehat kita. Karena berhenti sesaat kita akan ktinggalan ribuan langkah. Lalu bagaimana dengan saat kondisi saat ini? Kalau kita harus terus bergerak, mengapa saat ini harus dibatasi?. Sebenarnya dibatasi bukan dimaksud dibelenggu dan harus diam. Dibatasi tetap menjadikan kita bisa bergerak.

Maksud dibatasi adalah kontak dengan orang lain. Kita tetap bisa bergerak tanpa harus kontak dengan orang. Pikiran kita tetap memiliki kebebasan melintasi batas dan ruang. Terus saja berkreasi dan produktif.

Dengan dibatasi berinteraksi dengan banyak orang sebenarnya menjadikan kita banyak waktu untuk berkontemplasi, yakni renungan dan sebagainya dengan kebulatan pikiran atau perhatian penuh.

Akan selalu ada titik cahaya dalam ruang yang gelap. Akan selalu ada celah dalam setiap kesempitan hidup. Dalam kesulitan terdapat kemudahan, pun sebaliknya dalam kelonggaran dan kesenangan pasti ada kesulitan yang menyertainya. Yakinlah dan terus bergerak.

 

 

 

Minggu, 04 Juli 2021

PERNAK PERNIK EURO #5




 

Kini lengkap sudah kontestan semifinal Euro 20. Italia, Spanyol, Denmark dan Inggris. Dari keempat tim peserta semifinal hanya Denmark yang mungkin mengejutkan dan tampil melampaui ekspektasi. Karena publik tentu tidak heran bila ketiga yang lain tembus ke babak empat besar. Italia, Spanyol dan Inggris adalah raksasa eropa yang tidak diragukan lagi nama besarnya. Bahkan liga domestik ketiga negara ini koefisiennya paling tinggi di eropa.

Bila kita bicara prestasi klub Inggris, Italia dan Spanyol sudah pasti gudangnya prestasi. Siapa yang tidak kenal Real Madrid, Barcelona, AC Milan, Juventus, Manchester United maupun Liverpool. Penggemar bola sudah sangat familiar dengan nama-nama klub “raksasa” tadi.  Sejarah dominasi mereka di kancah eropa sudah sangat panjang. Jadi ketika ketiga negara populer sepak bola (Inggris, Italia dan Spanyol) melaju sampai semifinal kita semua todak akan terkejut sama sekali.

Seperti peribahasa “Gajah bertarung sama gajah, pelanduk mati di tengah-tengah”. Mungkin ini gambaran Denmark yang berada di antara para “monster” sepak bola eropa. Tapi ini sekadar gambaran di atas kertas saja. Sering kali sepak bola hasilnya jauh dari prediksi para pengamat bola.

Bila kita lihat kiprah Denmark kali ini luar biasa. Tampal kurang meyakinkan pada babak grup, Denmark begitu luar biasa ketika memasuki babak knock out. Semangat bertanding tim Denmark begitu fantastis. Dan satu lagi, seakan Denmark “dinaungi” keberuntungan. Bagaimana tidak, Denmark sempat terancam gagal lolos dari babak penyisihan grup lantaran sudah kalah dalam dua laga pembuka. Alhasil keberhasilan Denmark lolos ke semifinal dipandang merupakan sebuah keajaiban.

Ketika kompetisi sudah memasuki semifinal seperti saat ini, semua tim dipastikan adalah tim yang terbaik. Mereka telah menyingkirkan lawan tangguh dan mampu menginjakkan kaki di empat besar. Ujian menuju juara tinggal dua pertandingan lagi. Dan akan sulit menebak juara Euro edisi kali ini. Tidak ada unggulan dan underdog lagi. Peluang juara terbuka bagi keempat kontestan terbaik. Kita tunggu saja hasilnya….

 

 




 

 

Refleksi HARDIKNAS: Konsistensi Pesantren dan Dinamika Pendidikan Formal

  Pendidikan merupakan fondasi utama dalam membangun kualitas sumber daya manusia. Di Indonesia, terdapat dua model pendidikan yang terus ...