Jumat, 24 Desember 2021

TETAP BERSYUKUR



Sepanjang nafas masih berhembus, dan kita masih memiliki kesadaran untuk mengingat Allah, maknanya kita harus terus bersyukur. Jika Allah masih memberi kita nikmat sepotong makanan untuk mengganjal perut, syukurilah juga itu, karena Allah tidak membuat kita meminta-minta kepada orang lain untuk mendapatkannya.

Sudah diberi banyak alih-alih bersyukur justru masih sering merasa kurang. Ketika nikmat sudah diambil kembali oleh-Nya baru sadar betapa besar rasa kehilangannya. Setiap waktu berharap mendapat apa yang diimpikan sampai lupa apa yang telah ia dapatkan selama ini. Begitulah sifat kita sebagai manusia yang kurang pandai bersyukur.

Tiupan angin lembut yang sejuk dan menenangkan mesti kita syukuri, apalagi nikmat sehat jiwa dan raga yang diberikan oleh Allah selama ini. Begitu pula nikmat hidayah (iman). Bukankah sujud kita dalam keheningan malam adalah nikmat. Lidah kita diringankan pula membaca kalam-Nya yang mulia. Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?.

“Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah (nikmat) kepadamu, tetapi jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka pasti azab-Ku sangat berat.” (QS. Ibrahim Ayat 7). Betapa maha pemurahnya Allah. Kita hanya disuruh bersyukur agar mendapat nikmat yang lebih banyak lagi tidak disuruh mengganti (membayar) nikmat yang telah diberi.

Syukur kita perlu disyukuri, dan begitu seterusnya. Sehingga hidup kita ini hanya dipenuhi dengan rasa syukur yang tidak pernah ada selesainya. Pada puncaknya kita lupa caranya mengeluh dan bersedih. Karena hakikatnya apa saja yang dikaruniakan kepada kita semuanya adalah nikmat.

 

 

 

 

 

Kamis, 23 Desember 2021

KONTESTAN SEMIFINAL AFF 2020



Empat negara asia tenggara telah melaju ke babak semifinal AFF tahun 2020. Ada tuan rumh Singapura, Thailand, Indonesia dan Vietnam. Babak semifinal yang terdiri dari dua leg telah menyelesaikan leg pertamanya. Tuan rumah Singapura harus berbagi skor dengan Indonesia yakni draw dengan skor 1-1. Thailand masih “bernasib” lebih baik karena pada leg pertama mampu mengalahkan Vietnam dengan skor 2-0.

Ada yang unik bila kita telisik dari keempat negara semifinalis AFF tahun 2020 ini. Keempatnya lekat dengn simbol binatang yang garang. Indonesia sering disebut pasukan Garuda, Thailand dengan gelar tim Gajah, Vietnam berjuluk tim singa dan Vietnam memakai sebutan Naga.

Banyak prediksi yang tidak tepat pada babak semifinal leg pertama kali ini. Indinesia yang yang diperkirakan mampu mengungguli Singapura ternyata harus puas dengan hasil imbang yang diraih. Harapan penggemar sepak bola nasional sebenarnya tidak berlebihan mengingat pada pertandingan sebelumnya melawan Malasyia timnas kita begitu menawan permainannya.

Di atas kertas Vietnam bisa menang melawan Thailand, rupanya keadaan berbalik. Justru pasukan Gajah perang mampu menang dengan skor meyakinkan. Memang sering apa yang ada di atas kertas beda dengan apa yang tersaji di lapangan hijau. Kita tidak bisa menebak dengan presisi karena sepak bola kadang penuh misteri, tidak terduga.

Kini Garuda sedang merancang kembali untuk mencakar sang Singa. Sementara si Naga saat ini sedang terluka karena serangan Gajah. Tinggal Indonesia dan Thailand yang belum terkalahkan. Tapi semua kemungkinan masih bisa terjadi. Tim terbaik memang harus diuji. Juara akan lahir dari keempat kontestan semifinal ini. Sebagai pecinta timnas Indonesia tentu kita tetap optimis pada leg kedua nanti kita akan menundukkan Singapura dan melenggang ke partai final.

 

Rabu, 22 Desember 2021

Ibu, Semua Tentangmu



Momentum kari ibu selalu diingat orang. Banyak yang larut dalam haru menahan rindu dan berusaha mengungkap besarnya cinta pada ibu. Tak cukup sejuta puisi melukiskan cinta kami pada ibu. Tak sebanding seribu syair menggambarkan besarnya cinta kami padamu ibu.

Ibu tidak pernah tergantikan peranmu. Kasih sayang tulusmu, perhatian dan kepedulianmu, doa-doa yang selalu kau lantunkan untuk anak-anakmu, semuanya ibu. Ibu, kami semua tidak akan berarti tanpa bimbingan dan dukunganmu. Semangatmu menguatkan tekad kami. Nasihat-nasihatmu meluruskan jalan hidup kami.

Ibu engkau wanita yang hebat. Seperti sajak yang saya copy paste di bawah ini. Entah siapa yang yang merangkai kata-kata indah ini. Yang saya tahu dia telah jujur mengungkapkan “kegelisahan” hatinya. Meski apa yang diungkap hanya sedikit saja mewakili apa yang dia rasakan.

 

 WANITA HEBAT

Wanita hebat bukan karena dia cantik

Wanita hebat bukan karena dia kaya

Wanita hebat bukan karena dia pintar

Dan bukan pula karena disampingnya ada lelaki gagah dan kaya

Tapi wanita hebat adalah:

Wanita yang mampu terus berdiri  menyelesaikan masalahnya

Mampu berdoa dan percaya semua akan berlalu

Wanita hebat melukis kekuatan melalui proses kehidupan

Bersabar saat tertekan

Tersenyum saat hati menangis

Diam saat terhina

Mempesona karena memaafkan

Mampu membalut luka hati dengan sabar

Mampu memadam amarah dengan tersenyum

Mampu menghapus dendam dengan maaf.


Refleksi HARDIKNAS: Konsistensi Pesantren dan Dinamika Pendidikan Formal

  Pendidikan merupakan fondasi utama dalam membangun kualitas sumber daya manusia. Di Indonesia, terdapat dua model pendidikan yang terus ...