Kamis, 21 Oktober 2021

BANYAK BELAJAR



Bagai minum air laut. Semakin diminum justru semakin merasa haus. Begitu gambaran para pencari ilmu, semakin bertambah ilmunya semakin merasa kurang dan bertambah semangat belajar. Ia tidak cepat puas karena tidak merasa sudah cukup apa yang dimilikinya.

Banyak belajar dan tekun mendalami ilmu tidak akan menjadikan seseorang merasa pandai. Semakin rajin menelaah dan memperdalam ilmu menjadikan kita semakin memahami bahwa apa yang kita ketahui terlalu sedikit.

Ketika usia semakin menua baru seakan sadar banyak yang belum kita lakukan di waktu muda dahulu. Tapi roda tidak bisa diputar kembali. Menyesal pun tiada gunanya. Tentu yang terbaik adalah menebus kesalahan masa lalu dengan banyak belajar hari ini. Tak akan ada kata terlambat untuk memulai belajar.

Selalu ingat hidup adalah perjalanan belajar. Kesungguhan niat belajar akan membukakan jalan-jalan menuju kemuliaan ilmu. Menjadikan hal yang sulit terasa mudah, yang berat menjadi ringan dan yang diimpikan menjadi sebuah kenyataan.

Dalam hidup ini banyak urusan yang telah menyibukkan kita. Semua itu menyita waktu, pikiran dan tenaga untuk menyelesaikannya. Dan pasti, kelak kita akan bahagia bila kita juga disibukkan dengan urusan ilmu dan direpotkan dengan mempelajari pengetahuan yang berguna bagi kehidupan manusia. Tidak semata kehidupan di dunia namun juga kehidupan akhirat yang abadi.

 

Rabu, 20 Oktober 2021

HIDUP DAN PERJUANGAN



Hidup membutuhkan perjuangan. Meski tidak semua yang ada di dalam kehidupan adalah sebuah perjuangan, hanya kehidupan yang mempunyai tujuan besar saja yang membutuhkan perjuangan.

Banyak orang yang “gagal” dalam kehidupan bukan karena mereka tidak mau berjuang, tetapi karena mereka tidak tahu apa yang mereka cari dalam kehidupan. Walaupun mereka tahu, terkadang juga mereka tidak mengerti bagaimana caranya mencapainya.

Ketika mereka sudah tahu tujuan besarnya dan mereka mengerti bagaimana cara mencapai tujuan besar tersebut, tetapi mereka tidak mau berusaha seoptimal mungkin, maka mereka memang tidak mempunyai tekad di dalam hatinya, dimana tekad merupakan bahan bakar utama dalam berjuang.

Kata Cak Nun, yang penting bukan apakah kita menang atau kalah, Tuhan tidak mewajibkan manusia untuk menang sehingga kalah pun bukan dosa, yang penting adalah apakah seseorang berjuang atau tak berjuang.

Berjuang adalah sebuah kepastian dalam hidup ini. Tanpa perjuangan, kita tidak pernah akan mendapatkan hasil yang terbaik. Meski tidak semua perjungan akan berakhir sesuai yang kita harapkan. Tapi bukan pula itu berarti sebuah kegagalan.

 

 

Selasa, 19 Oktober 2021

BERANI BERUBAH #2



Masih ingat HP Nokia?. Tidak ada yang membantah, Nokia pernah menjadi raksasa ponsel dunia yang seakan tak akan pernah bisa dikalahkan pada dekade 1990-an hingga 2000-an awal. Nokia sempat dijuluki HP sejuta ummat karena Ponsel Nokia dipakai oleh begitu banyak orang sehingga masih melegenda hingga kini. Tidak ada yang menduga dan mengira, kenapa Nokia bangkrut.

Tentu, ada banyak faktor yang cukup kompleks. Namun, beberapa peneliti menyorot tiga hal utama dari faktor internal perusahaan, yakni kualitas teknologi yang kalah dari Apple, arogansi jajaran manajer, dan lemahnya visi perusahaan. Intinya Nokia tidak mampu mengikuti perubahan teknologi komunikasi yang begitu pesat.

Pada dasarnya, suatu perubahan memang tidak selamanya mengenakkan atau bahkan membuat tidak nyaman. Orang akan cenderung mempertahankan situasi yang nyaman. Padahal perubahan itu sangat diperlukan bila kita ingin tetap bertahan.

Masa kini memang penting tapi masa depan juga sama pentingnya dengan masa sekarang. Jika perubahan tersebut bisa membuat masa depan lebih baik, buat apa merasa ragu dan berpaling dari perubahan yang sudah jelas bermanfaat bagi kehidupan kedepannya.

Jangan buat diri menyesal karena waktu tidak bisa diulang. Tak kan ada yang bisa melawan perubahan. Banyak orang berpikir untuk membuat perubahan besar. Jadi jangan sampai kita jauh tertinggal karena tidak berani berubah. Tidak perlu bermimpi merubah dunia. Karena semua tahu, yang berat adalah mengubah dirinya sendiri.

 

 

 

 

Senin, 18 Oktober 2021

MENDENGAR SARAN



Beberapa minggu yang lalu saya mendapat sebuah artikel menarik dari sebuah grup WhatsApp. Mengapa orang yang hebat masih memerlukan masukan dari orang lain. Semua petinju profesional memiliki pelatih. Bahkan, petinju legendaris sehebat Muhammad Ali sekalipun juga memiliki pelatih. Yaitu Angelo Dundee yang membantu Ali menjadi Juara dunia 3 kali. Padahal jika mereka berdua disuruh bertanding, sangat jelas Angelo Dundee tidak akan pernah menang.

Bagi penggemar sepak bola pasti juga sangat paham peran penting seorang pelatih. Manchester United tidak akan menjadi klub bertabur tropi bila bukan Sir Alex Ferguson yang menjadi pelatihnya. Apakah Ferguson jago main bola?. Tidak sama sekali. Karir profesionalnya sebagai pemain bola bisa dikatakan tidak bersinar. Jauh bila dibanding anak-anak didiknya di Manchester United.

Mengapa dalam dunia olah raga profesional membutuhkan kehadiran seorang pelatih. Bukan karena pelatihnya lebih hebat, tapi karena membutuhkan seseorang untuk melihat hal-hal yang luput dalam pandangan seorang atlet. Hal yang tidak dapat dilihat dengan mata sendiri itu yang disebut; "Blind Spot" atau "Titik Buta". Kita hanya bisa melihat "Blind Spot" dengan bantuan orang lain.

Begitu pula dalam kehidupan kita. Dalam hidup, kita butuh seseorang untuk mengawal sekaligus untuk mengingatkan kita seandainya prioritas hidup kita mulai bergeser. Karena sifat ego, kita sering menganggap apa yang dilakukan sudah benar. Padahal sebagai manusia yang sering salah dan lupa kita harus mau mendengar saran dari orang lain

Kesimpulannya, jangan keburu marah bila ada orang yang memberikan saran pada kita. Sangat mungkin apa yang dilakukan itu didasari karena kepedulian dan rasa sayangnya pada kita. Dan, mari kita saling nasihat menasihati dalam kebaikan ...

 

Ujian Kelayakan Sang Garuda di Piala AFF

  Malam ini, perhatian publik sepak bola tanah air kembali tertuju pada laga krusial antara tim nasional Indonesia melawan Vietnam dalam a...