Selasa, 29 Maret 2022

PENTINGNYA PENGALAMAN



Mungkin karena jarang bepergian jauh, saya merasa tidak perlu memasang aplikasi ojek online. Beda dengan orang-orang yang sering keluar kota mereka pasti telah memasang aplikasi ojek online di ponselnya. Jelas, itu sangat membantu untuk sampai di lokasi yang dituju dengan aman, murah dan cepat.

Ojek online memiliki banyak kelebihan dibanding dengan moda transportasi lainnya. Dari sekian banyak kelebihan tersebut, keamanan menjadi sisi lebih yang tidak terbantahkan. Kita akan merasa lebih nyaman menggunakan jasa ojek online karena semua sudah terkoneksi dengan aplikasi.

Sebenarnya saya tidak tergolong orang yang gagap dengan perubahan, meski juga tidak termasuk orang yang selalu mengikuti perkembangan teknologi yang begitu cepat. Dari usia juga belum bisa dikatakan tua untuk belajar meski secara usia tidak juga bisa dibilang masih muda.

Di era digital yang serba cepat seperti saat ini kita dituntut untuk selalu update mengikuti perubahan. Siapa yang lelet dengan perkembangan teknologi, sudah pasti dia akan ketinggalan informasi. Pengalaman hari membuktikan kalau saya bukan tipe orang yang “banyak tahu”. Buktinya saya tidak bisa menggunakan aplikasi ojek online. Aplikasi yang baru terinstall dan berkali-kali saya coba membukanya. Tapi berkalli-kali pula saya bingung karena tetap gagal menggunakannya.

Akhirnya, karena tidak bisa menggunakan aplikasi ojek online terpaksa harus menggunakan ojek konvensional. Inilah perlunya selalu belajar. Pengalaman menjadikan kita selangkah lebih siap dengan mereka yang belum pernah mengalaminya.

 

Senin, 28 Maret 2022

ZAMAN HURU-HARA





Apa benar saat ini kita di ambang huru-hara besar?. Memang di kampung kita, negeri kita tidak ada huru-hara, tapi saat ini ada beberapa peristiwa terjadi di belahan bumi yang lain yang menunjukkan gejala yang mengkhawatirkan kita semua.

Perang sedang berlangsung, Rusia masih membombardir Ukraina. Beberapa negara terseret dalam konflik besar ini baik secara langsung maupun dari balik panggung. Belum juga ini berakhir kita juga dibuat was-was dengan situasi kawasan lain.

Taiwan bersiap-siap menghadapi invasi China. Sementara Korea Utara masih menebar ancaman dengan sering melakukan uji coba nuklirnya. Tentu yang merasa terancam adalah Korea selatan dan Jepang. Iran juga terus bersitegang dengan Israel. Kemudian yang terbaru India dan Pakisatan juga memanas hubungan bilateralnya. Dampak invasi Rusia menimbulkan situasi keamanan dunia menjadi rawan.

Mungkin ini yang digambarkan dalam jagad akan tiba sebuah masa (titi mongso) sulit dan gelap gulita dalam kehidupan. Masa gelap tersebut dinamakan dengan istilah goro-goro, yang ditandai dengan beberapa pertanda alam. Masa goro-goro atau zaman huru-hara dimulai dari prubahan alam dan hubungan sosial manusia.

Banyak hujan yang salah musim guntur dan guruh sambar menyambar, mengakibatkan gelap gulita tanpa cahaya. Hujan deras disertai dengan badai taufan serta banjir bandang di mana-mana. Gunung meletus yang disertai dengan gempa bumi, tanah-tanah keras pada rontok, tebing banyak yang longsor dan puting beliung beriringan.

Sementara gejala-gejala sosial juga bisa kita lihat sekarang. Orang-orang yang dituakan sudah tidak menjalankan fungsinya lagi sebagai pengayom sedangkan para ksatriya telah kehilangan jiwa patriotnya. Tua ataupun muda saling menghujat dan menghajar, saling berebut menjadi pemimpin terdepan. Telah lenyap peri kemanusiaan, kepribadian bangsa ditinggalkan, menjauhi kasih sayang antar sesama manusia. Tak pernah menghiraukan kesengsaraan orang lain, yang penting terwujud keinginan pribadinya.



 

 

Ujian Kelayakan Sang Garuda di Piala AFF

  Malam ini, perhatian publik sepak bola tanah air kembali tertuju pada laga krusial antara tim nasional Indonesia melawan Vietnam dalam a...