Sabtu, 17 Juli 2021

JANGAN BERHENTI



Mengutip (quote) dari sang maestro seni, seorang pelukis, pematung, arsitek, penemu, insinyur militer, dan juru gambar Leonardo Da Vinci. “Besi berkarat karena tidak digunakan, air yang tergenang kehilangan kemurniannya, dan dalam cuaca dingin menjadi beku; demikian pula dengan kemampuan dari pikiran kita.” -Leonardo Da Vinci

Hidup ini harus bergerak. Bergerak dari satu aktivitas ke aktivitas yang lain. Menggerakkan pikiran dari gagasan besar yang satu ke gagasan yang berikutnya. Tidak ada kevakuman yang meyebabkan pikiran menjadi berhenti. Kehilangan kreativitas, meski jeda juga sangat diperlukan.

Dalam Alqur’an Surat Al-Insyiroh Ayat 7 disebutkan; “Maka apabila kamu telah selesai (dari sesuatu urusan), kerjakanlah dengan sungguh-sungguh (urusan) yang lain. Sebagian ahli tafsir menafsirkan apabila kamu (Muhammad) telah selesai berdakwah Maka beribadatlah kepada Allah; apabila kamu telah selesai mengerjakan urusan dunia Maka kerjakanlah urusan akhirat, dan ada lagi yang mengatakan: apabila telah selesai mengerjakan shalat berdoalah.

Kekosongan aktivitas bisa membahayakan. Orang cenderung berpikir yang tidak produktif ketika sering mengalami kekosongan (menganggur). Akan banyak kegiatan penting yang bisa dipilih untuk mengisi waktu. Bahkan karena banyaknya, umur kita tidak akan cukup bila kita hendak melakukan segalanya.

Memiliki kelonggaran waktu adalah nikmat yang besar. Dengannya kita bisa merencanakan semua hal penting sekaligus kesungguhan untuk mengerjakannya. Ketika memiliki waktu kosong namun tidak mampu mengisi dengan hal bermanfaat, inilah tanda orang yang akan mengalami kerugian besar.

 

 

 

Jumat, 16 Juli 2021

JANGAN PANIK



Bila orang dalam keadaan panik, biasanya sering bertindak dengan gegabah dan tanpa pikir panjang. Seperti berita akhir-akhir ini yang kita ketahui bersama, varian baru Virus Corona telah menyerang dan menyebar ke negeri kita. Khabarnya varian baru ini lebih cepat menular dibanding dengan “induk” yang muncul lebih dulu. Mungkin karena mengamati berita yang begitu masif dan gencarnya, timbullah kepanikan dalam masyarakat.

Imbas dari kepanikan yang berlebihan, adalah tindakan konyol. Bagaimana tidak konyol, misalnya viral banyak orang memborong susu “Bear Brand” untuk persediaan dan “senjata” anti Corona. Jangan dikira ini adalah merek susu Beruang asli. Meski gambar yang tertera dalam kemasannya adalah gambar Beruang. Gambarnya Beruang, iklan di televisinya gambar naga, tapi sebenarnya isinya adalah susu sapi. Bingung kan?

Akhirnya masyarakat sadar setelah para ahli medis menyampaikan keterangannya bahwa “Bear Brand” sama saja dengan produk susu sapi yang lain, tidak ada istimewanya. Itu sama saja dengan kena prank, gara-gara kurang cermat dalam memahami informasi.

Selesai susu beruang kini isu oksigen. Berita terbaru yang sedang tejadi hari ini, oksigen langka. Wah, apa ada aksi borong oksigen?. Seperti informasi yang kita terima, banyak Rumah Sakit yang kehabisan persediaan oksigen. Kalau pun ada biasanya harga sudah jauh naik. Bisa jadi ini kepanikan baru. Karena takut kehabisan oksigen, banyak kalangan yang melakukan aksi borong oksigen.

(Tabung) oksigen bukan hanya untuk kebutuhan dunia medis saja. Pengusaha yang bergerak di perikanan juga memerlukan oksigen untuk packing ikan yang hendak dikirim. Nyatanya mereka juga mengeluh sulit untuk mendapatkan tabung oksigen hari ini. Kemungkinan lain bila oksigen hari ini sulit ditemukan, pasti ada pihak yang menimbun untuk mendapatkan keuntungan yang besar. Sungguh, perbuatan keji yang tidak mencerminkan manusia beradab. Di saat banyak orang membutuhkan, justru dia mencari celah keuntungan pribadi.

 

 

Kamis, 15 Juli 2021

RAHASIA WAKTU



Hidup ini terus berjalan. Detik demi detik merangkai waktu membawa kita melangkah terus. Banyak peristiwa yang telah terjadi dalam hidup kita. Suka dan duka akan selalu datang beriringan menyapa. Dan kita tak akan pernah punya kuasa untuk menolak semuanya, karena kita bukan pemilik saham kehidupan ini.

Adakalanya waktu serasa cepat berlalu. Namun kadang kita merasa jarum jam terasa lambat bergerak. Ketika diri diliputi kebahagiaan, maka waktu terasa begitu cepat berjalan. Sementara bila hati dalam duka, kehidupan terasa berhenti berputar.

Waktu menyembuhkan semua luka dan kepedihan. Waktu membawa semua melupakan segala cerita pahit yang kita alami. Waktu akan membawa kembali senyum yang hilang karena beratnya penderitaan.

Waktu akan berhenti tanpa kita sadari sebelumnya. Bila semua telah berhenti, kita tidak akan pernah bisa kembali lagi. Sebelum semua sesal tiada berguna, manfaatkanlah waktu yang masih diberi.

 

Rabu, 14 Juli 2021

Kreativitas Dalam Menulis


 


“Anda tidak akan pernah kehabisan kreativitas. Semakin banyak Anda menggunakannya, semakin banyak yang Anda miliki.” Begitu ungkapan Maya Angelou seorang penulis puisi dan skenario, orator, dan aktris Afrika-Amerika. Mengutip dari Wikipedia, Maya Angelou adalah wanita Afrika-Amerika pertama yang diminta untuk membacakan puisi karyanya dalam inagurasi presiden Amerika Serikat tahun 1993. Puisi yang dia bacakan pada inagurasi Bill Clinton berjudul "On the Pulse of Morning" dan karya tersebut juga mendapat Penghargaan Grammy (Grammy Awards) pada tahun yang sama.

Bagi mereka para penulis produktif, tidak ada alasan berhenti menulis karena kehabisan gagasan. Karena kreativitas menulis itu sebenarnya tanpa batas. Akan selalu ada ide baru yang menarik untuk ditulis. Tentu ini berbeda dengan kita yang masih belajar konsisten untuk menulis.

Sementara penulis yang lain (Seno Gumira Ajidarma) mengatakan, “Menulis adalah suatu cara untuk bicara, suatu cara untuk berkata, suatu cara untuk menyapa suatu cara untuk menyentuh seseorang yang lain entah di mana. Cara itulah yang bermacam-macam dan di sanalah harga kreativitas ditimbang-timbang.”

Kemampuan menulis dan kreativitas menulis memang harus selalu (terus) ditingkatkan. Simpelnya dilatih dengan cara terus praktik menulis dan mencari cara untuk mengembangkan diri. Karena pada dasarnya tujuan semua penulis sama, yaitu bagaimana agar tulisan yang dibuat bisa bermutu dan enak dibaca dan bisa diterima pembacanya.

Selama kita masih berlatih untuk menulis, abaikan saja mutu tulisan yang dibuat. Ini adalah jalan mengembangkan kreativitas menulis. Sebuah proses yang harus ditempuh dengan kesabaran. Karena yakinlah, tidak ada “potong kompas” (memintas jalan) untuk segera sampai ke tujuan.

 

Waktu Boleh Berlalu, Ingatan Tetap Tinggal

  Kemarin, saat sedang menunggu giliran di sebuah bengkel, datang seseorang dan duduk di sebelah saya. Saya tidak terlalu memperhatikannya...